Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Hari Santri Bukan Seremoni: Ansor Kabupaten Sukabumi Turun ke Akar Persoalan Pangan Rakyat.

badge-check

Hari Santri Bukan Seremoni: Ansor Kabupaten Sukabumi Turun ke Akar Persoalan Pangan Rakyat. Perbesar

Sukabumi, 16 Oktober 2026 — Semangat Hari Santri Nasional tidak hanya hidup dalam lantunan doa, lembaran sejarah, dan barisan upacara. Di tengah kebutuhan masyarakat yang terus bergerak, semangat itu menemukan maknanya melalui kerja nyata. Menyambut Hari Santri Nasional 2026, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Sukabumi melalui Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) berkolaborasi dengan Perum Bulog Cabang Cianjur menggelar bazar murah kebutuhan pokok di lima kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan yang diinisiasi Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sukabumi, Ahmad Firdaus, bersama Pemimpin Perum Bulog Cabang Cianjur, Muhammad Azwar Fuad, ini dilaksanakan secara bertahap pada 14–18 Oktober 2026. Bazar menyambangi Kecamatan Cicantayan pada 14 Oktober, Cibadak pada 15 Oktober, Cikidang pada 16 Oktober, Nagrak pada 17 Oktober, dan Caringin pada 18 Oktober 2026.

Di tengah dinamika ekonomi rumah tangga, ketika kebutuhan dapur menjadi bagian penting dari perhitungan pengeluaran keluarga, bazar murah ini hadir sebagai ikhtiar mendekatkan akses pangan kepada masyarakat. Bagi Ansor, peringatan Hari Santri bukan semata-mata mengenang jejak perjuangan masa lalu, melainkan merawat api pengabdian agar tetap menyala dalam persoalan-persoalan hari ini.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) seharga Rp60.000 per kemasan lima kilogram dan minyak goreng Minyakita seharga Rp15.700 per liter.

Pelaksanaan bazar di lima kecamatan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kehadirannya diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok warga sekaligus memperluas jangkauan akses terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sukabumi, Ahmad Firdaus, menegaskan bahwa kehadiran organisasi di tengah masyarakat harus melampaui simbol dan slogan. Menurutnya, kebermanfaatan menjadi salah satu ukuran penting dari pengabdian sebuah organisasi.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan bazar murah ini sangat baik. Kami berharap kolaborasi ini bisa terus berlanjut, bahkan dapat dilaksanakan di setiap kecamatan di Kabupaten Sukabumi, mengingat antusiasme warga yang baik dan kegiatan ini sangat membantu kebutuhan dapur masyarakat,” ujar Ahmad Firdaus.

Ia memandang Hari Santri Nasional sebagai momentum untuk memperluas ruang pengabdian, terutama melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Nilai perjuangan santri, menurut semangat yang diusung kegiatan ini, tidak berhenti pada keberanian mengangkat suara, tetapi juga tercermin dalam kesediaan untuk hadir, bekerja, dan memberi manfaat.

Dalam konteks tersebut, BUMA menjadi salah satu instrumen bagi GP Ansor Kabupaten Sukabumi untuk memperkuat kiprah organisasi di bidang ekonomi kerakyatan. Kolaborasi dengan Perum Bulog Cabang Cianjur diharapkan tidak hanya menjadi pertemuan dua lembaga dalam sebuah kegiatan, tetapi juga menjadi jembatan bagi kerja sama yang lebih berkelanjutan dalam memperluas akses pangan masyarakat.

Sementara itu, Pemimpin Perum Bulog Cabang Cianjur, Muhammad Azwar Fuad, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan GP Ansor melalui BUMA merupakan langkah positif untuk mendekatkan pelayanan pangan kepada masyarakat.

“Melalui bazar murah ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Kolaborasi bersama Gerakan Pemuda Ansor melalui BUMA merupakan langkah positif untuk mendekatkan akses pangan kepada masyarakat sekaligus mendukung upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan,” ungkap Muhammad Azwar Fuad.

Ia berharap sinergi tersebut dapat terus dikembangkan melalui berbagai program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dengan kerja sama yang berkesinambungan, upaya memperluas akses terhadap pangan terjangkau diharapkan mampu menjangkau lebih banyak warga di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi.

Rangkaian kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa pengabdian sosial dapat menjadi ruang perjumpaan antara nilai keagamaan, gerakan kepemudaan, dan tanggung jawab ekonomi. Ketika organisasi mampu menerjemahkan idealisme menjadi tindakan, peringatan tidak lagi berhenti sebagai penanda waktu, tetapi menjelma menjadi pengalaman yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Bagi PC GP Ansor Kabupaten Sukabumi, langkah ini diharapkan menjadi awal dari jangkauan pengabdian yang lebih luas. Melalui BUMA, kolaborasi dengan Perum Bulog Cabang Cianjur diharapkan dapat berlanjut dan diperluas ke kecamatan-kecamatan lainnya.

Sebab, semangat santri tidak hanya diwariskan melalui cerita tentang masa lalu, tetapi juga melalui keberanian menjawab kebutuhan zaman. Perjuangan tidak selalu hadir dalam pekik perlawanan; terkadang, ia menjelma dalam ikhtiar sederhana untuk memastikan kebutuhan pokok lebih mudah dijangkau dan beban masyarakat sedikit lebih ringan.

Hari Santri Nasional bukan sekadar tentang mengenang siapa yang pernah berjuang, melainkan tentang bagaimana perjuangan itu terus menemukan bentuknya, dalam pengabdian, dalam kemandirian, dan dalam keberpihakan nyata kepada rakyat.

Editor : Moch Fahmi Amiruddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Banser–ATR/BPN Sukabumi Bersinergi Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, Lindungi Aset Keagamaan Umat

20 Agu 2026 - 10:37 WIB

Banser–ATR/BPN Sukabumi Bersinergi Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, Lindungi Aset Keagamaan Umat

IPNU-IPPNU Kota Bandung Tantang Pelajar Siapkan Gerakan Baru

9 Agu 2026 - 19:15 WIB

IPNU-IPPNU Kota Bandung Tantang Pelajar Siapkan Gerakan Baru

GP Ansor Bandung Soroti Kondisi Keamanan Kota pada Malam Hari

9 Agu 2026 - 17:03 WIB

GP Ansor Bandung Soroti Kondisi Keamanan Kota pada Malam Hari

Mengawal Hak Pendidikan: Sosialisasi Bantuan Pendidikan dan Aspirasi Masyarakat

27 Jul 2026 - 16:38 WIB

Mengawal Hak Pendidikan: Sosialisasi Bantuan Pendidikan dan Aspirasi Masyarakat

Skema Tunjangan Guru Berbasis Kinerja yang Berpotensi Pangkas Hak Pendidik

26 Jul 2026 - 14:03 WIB

Skema Tunjangan Guru Berbasis Kinerja yang Berpotensi Pangkas Hak Pendidik
Trending di Headline